
Senin, 23 Februari 2009
DI JUAL MOTOR JUPITER MX TAHUN 2007

Jumat, 20 Februari 2009
Dampak Pengabaian Sunnah

Dampak Pengabaian Sunnah
Jika kita melihat pada perjalanan hidup para sahabat ra, maka akan kita lihat bagaimana mereka senantiasa menjaga terhadap hal-hal yang sunnah, bahkan berhati-hati terhadap hal yang mubah, karena cinta mereka yang begitu tinggi kepada Allah SWT dan karena takut terjerumus pada hal-hal yang dimurkai Allah. Kita membaca seorang sahabat yang mulia Abu Salamah ra, yang memiliki kebiasaan setiap pulang dari majlis Rasulullah SAW di malam hari, senantiasa membangunkan istrinya untuk bersegera menceritakan oleh-oleh berupa cahaya wahyu al-Qur'an yang baru didapatnya. Kita juga melihat bagaimana shahabat Umar ra menginfakkan kebunnya yang disayanginya di Madinah hanya karena tertinggal takbiratul-ihram dalam shalat berjama'ah, dan lain-lain.
Sebab-sebab Terjadinya Pengabaian
1. Terkotori oleh kemaksiatan. a. Kemaksiatan berapa pun kecilnya adalah berbahaya, bukankah Nabi SAW bersabda : Apabila seorang hamba berbuat dosa, maka diberikan noda hitam dalam hatinya. Maka janganlah melihat kecilnya sebuah maksiat, tapi lihat kepada siapa maksiat itu diarahkan?! b. Imam Ibnu Katsir dlm tafsirnya meriwayatkan dari Ibnu Abbas ra bahwa makna hajrul-qurán (meninggalkan al-Qur'an) dalam surat al-Furqan bukan hanya berarti tidak membaca, melainkan juga tidak mau menghafal & mengamalkan al-Qur'an. Maka saat ditimpa musibah berat, jangan sedih, mungkin sedemikian banyaklah dosa kita. c. Tapi kita tak perlu putus asa, karena jika bertaubat insya Allah akan dihapus dosa tersebut oleh Allah SWT, sebagaimana kata para ulama : La Kaba'ir ma'al Istighfar, wala Shagha'ir ma'al Istimrar.
2. Berlebih-lebihan dalam hal yang mubah. a. Memang mubah adalah boleh, tapi jika berlebihan maka dapat merusak amal, minimal menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga. b. Dlm Kitab at-Tauhid, Imam Ibnul Qayyim menyebutkan bahwa pintu masuk syetan yang terakhir adalah pintu ini, setelah pintu murtad, pintu syirik, pintu bid'ah, pintu kufur, pintu maksiat dan pintu makruh.
3. Tidak sadar akan nilai nikmat Allah. a. Dalam QS. Ibrahim ayat 34 disebutkan tentang demikian banyaknya limpahan nikmat-Nya pada diri kita, juga dalam QS. al-Kautsar. "Maka nikmat RABB-mu yang mana lagi yang akan kamu dustakan (dengan tidak bersyukur/beribadah )?" b. Sampai-sampai kita masuk jannah-pun karena nikmat-Nya dan bukan karena amal kita (HR. Bukhari Muslim).
4. Lalai terhadap kebutuhan kita terhadap amal-amal tersebut. a. Diantara manfaat istighfar adalah menambah kekuatan fisik, rizki, dan sebagainya (QS. Nuh). b. Jika ingin diingat-Nya maka kita dulu harus ingat pada-Nya (Fadzkuruni adzkurkum... ). c. Fenomenanya diantaranya ialah banyak menyia-nyiakan waktu, menunda-nunda atau bahkan sampai tak tahu apa yang akan dikerjakan lagi.
5. Lemahnya pemahaman yang benar tentang hakikat pahala yang berlipatganda. a. Diantara amal yang paling dicintai Allah adalah yang kontinyu walau sedikit. b. Nabi SAW, jika ada waktu istirahat maka istirahat beliau SAW adalah melakukan shalat (Arihna ya Bilal bish Shalat...).
6. Melupakan kematian & apa yang menanti setelahnya. a. Allah mengingatkan kita untuk senantiasa mempersiapkan bekal untuk setelah mati (QS. 59/18). b. Kata Ali ra : Shalatlah kalian seperti shalatnya seorang yang akan meninggalkan dunia.
a. Pesan Abubakar pada Aisyah ra : "dan jika aku sudah meninggal, maka kafanilah aku dengan kain yang paling murah, karena ia hanya akan menjadi wadah nanah & darah." d. Umar bin Abdul Aziz rahimahullah jika membaca/mendengar QS. 37/24 maka menangislah ia dengan keras. 7. Mengira amalnya sudah cukup. a. Dicela oleh Allah SWT dalam QS. 7/188.
b. Nabi SAW saat turun surat Hud, Waqi'ah, Naba' & Takwir sampai beruban rambutnya.
8. Terlalu banyak tugas & pekerjaan. a. Maka harus tawazun, ingat kisah Salman & Abu Dzar ra. b. Nabi SAW membagi waktunya dalam 3 bagian : 1/3 untuk Rabb-nya, 1/3 untuk keluarganya & 1/3 untuk ummatnya.
9. Ditunda-tunda & dinanti-nanti. a. Kata nabi SAW : Persiapkanlah yang 5 sebelum datang yang 5 : Masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa luangmu sebelum masa sibukmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, dan masa hidupmu sebelum masa matimu. b. Orang yang kuat menurut Umar ra adalah orang bersegera dalam setiap amal.
10. Menyaksikan sebagian panutan dalam kondisi pengabaian. a. Imam Ghazali menyebutkan bahwa salah satu dosa kecil yang bisa menjadi dosa besar adalah dosa kecil yang dilakukan oleh ulama, karena dapat mengakibatkan ditiru orang lain. b. Oleh karenanya maka Nabi SAW demikian menekankan disiplin pada keluarganya (Fathimah ra, Ali ra, Hasan & Husein ra) sebelum orang lain.
Dampak Terhadap Pribadi Para Aktifis Dakwah
1. Timbulnya kegoncangan & tidak tenang jiwanya. a. Setiap penyimpangan pasti akan menimbulkan kegelisahan & setiap pengabaian akan berdampak pada stress & kegoncangan (QS. 20/124). b. Terjadinya split personality, berbeda saat bersama-sama dengan ikhwah dan saat ia menyendiri.
2. Malas melaksanakan kewajiban atau bahkan terputus. a. Timbulnya kemalasan beribadah, sampai pada tingkat dicabutnya nikmat ibadah oleh ALLAH SWT. b. Letak kekuatan seorang da'i ada pada ibadahnya, ketika itu dicabut maka tidak ada lagi bedanya ia dengan para musuh ALLAH SWT.
3. Mulai berani berbuat maksiat. a. Asalnya maksiat kecil, sembunyi-sembunyi sampai pada dosa besar. "Laysal kaba'ir bil istighfar wa laysa shagha'ir bil istimrar (Tidak ada dosa besar jika diikuti taubat, dan tidak ada dosa kecil jika dilakukan terus-menerus) ." b. Bahkan sampai merasakan nikmat bermaksiat, na'udzu billah..
4. Menurun & melemah fisik mentalnya. a. Ibadah akan menambah kekuatan fisik & mental (QS. 11/52). b. Fathimah ra saat merasa berat pekerjaannya diberi resep oleh ayahnya Kekasih ALLAH : tasbih, tahmid, takbir (masing-masing 10 kali sebelum tidur).
5. Diharamkan dari pertolongan & taufiq Ilahi. a. Sebagaimana dalam QS. 16/128. b. Baik dalam kehidupan pribadinya maupun ummat secara keseluruhan, sebagaimana kata Umar ra : "Kalian ditolong Allah bukan karena jumlah kalian, tetapi karena kesucian kalian, maka jika kalian bermaksiat tak ada lagi perbedaan kalian dengan musuh kalian disisi ALLAH SWT."
6. Hilangnya wibawa & pengaruh di depan ummat lain.
a. Sabda Nabi SAW : "Kelak datang suatu masa dimana kalian seperti makanan dalam piring dihadapan orang-orang yang lapar… bal antum yaumaidzin katsir, walakinnakum kaghutsa'is sair… (Jumlah kalian saat itu sangat banyak, namun kualitas kalian bagaikan buih yang terbawa oleh banjir)."
b. Salah satu keistimewaan ummat Nabi SAW adalah diberikan rasa takut musuh sejauh 1 bulan perjalanan (nushirtu bir ru'bi mashirata syahrin).
c. "Iyyakum wa katsratu dhahik, fainnahu yumitul qalba wa yadzhabu binuril wajhi… (Takutlah kalian dengan banyak tertawa, karena akan berdampak pada matinya hati kalian dan hilangnya cahaya khusyu' di wajah kalian)."
Dampak Terhadap Sebuah Kelompok Dakwah
1. Semakin jauhnya kemenangan plus semakin banyaknya hambatan internal.
a. Ketika sebuah kelompok dakwah bersikap lalai terhadap amal yaumiyyah ini, maka akan semakin memperlambat datangnya nashrullah, sehingga aktifitas kelompok itu seolah jalan di tempat, tidak ada kemajuan yang berarti.
b. Selain itu datang berbagai hambatan yang disebabkan faktor internal, karena lemahnya azzam, kedisiplinan, jiwa berkorban, ketaatan, dan lain-lainl dikalangan para pendukung kelompok dakwah tersebut.
2. Tidak adanya ketegaran saat ditimpa ujian & rintangan.
a. Saat datangnya ujian maka para kader akan berguguran seperti daun kering tertiup angin, karena rendahnya kualitas keimanan dan quwwatu shillatu biLLAH (intensnya hubungan dengan ALLAH) dikalangan kader-kader dalam kelompok dakwah tersebut.
b. Saat datangnya rintangan maka kader-kader dalam kelompok dakwah tersebut akan lebih memprioritaskan dunia & meninggalkan amal dakwah, karena lemahnya kekuatan ruhiyyah mereka, perebutan kekuasaan, iri dan hasad semuanya menjadi api dalam sekam yang sewaktu-waktu siap melumatkan kelompok dakwah tersebut.
3. Kesemuanya ini akan memukul mundur kelompok dakwah tersebut, bahkan sampai memporak-porandakan nya tidak berbekas sama sekali.
a. Perjalanan dakwah adalah perjalanan yang panjang, berat & sulit, karena merupakan tugas terberat yang dipikul oleh manusia-manusia langit yaitu para Nabi as, oleh karenanya ia membutuhkan kader-kader yang teruji dan militan.
b. Orang-orang yang mudah terluka oleh duri dan tergores oleh kerikil kecil akan dibersihkan dari shaff para mujahid, "wa liyumahhishaLLAHull adzina amanu, wa yattikhidza minkum syuhadaa.. (Dan agar ALLAH membersihkan shaff orang-orang yang beriman dan menjadikan sebagian dari mereka menjadi syuhada..)." c. Oleh karena itu para kader tersebut harus benar-benar mengikuti proses pembinaan yang serius & kontinyu untuk mematangkan fikrah dan mentalnya, melaksanakan kewajiban-kewajiban & tugas-tugas yang diperintahkan oleh ALLAH SWT dan Rasul SAW untuk meningkatkan kualitas dan soliditasnya demi memikul amanah yang amat berat ini.
"Sesungguhnya KAMI telah menawarkan amanah dakwah ini kepada langit, bumi dan gunung-gunung, tetapi mereka semuanya menolaknya karena takut mengkhianatinya. lalu amanah itu diterima oleh manusia." Jalan mengatasi semua ini satu-satunya adalah melakukan introspeksi (muhasabah) atas berbagai faktor penyebab diatas, bertaubat & kembali melaksanakan amal yaumiyyah, sambil mengikuti pembinaan yang kontinyu dan bertawakkal kepada Allah SWT, semoga saja IA memilih kita untuk layak dimasukkan dalam kelompok para junud dan anshar-NYA.. Amiin...
(Nabiel Fuad Al-Musawa) Disarikan dari Kitab Afaatun 'ala Thariiq ad Dakwah, DR. Muh. Nuh; Al-Mustakhlash fi Tazkiyyatil Anfus, Syaikh Sa'id Hawwa; dan Tadzkiratud Du'at, Syaikh Bahi al-Khauly rahimahumuLLAH.
Salam Redaksi
Menang dan hanya MENANG..!!!!

MENANG!
DAN HANYA MENANG!
Ikhwah Fillah,
Ketika kita sedang menaiki puncak kinerja (peak performance) perjuangan memenangkan da'wah kita dalam pemilu 9 April 2009, ribuan saudara-saudara kita jatuh berguguran sebagai syuhada di Gaza. Rasanya perjuangan memenangkan da'wah dalam pemilu 2009 takan pernah seberat perjuangan saudara-saudara kita di Palestina. Lawan mereka adalah negara-negara adidaya. Lawan kita hanya partai-partai politik. Mereka dihujani rudal dan bom, kita hanya dihadang hujan air atau serbuan atribut lawan. Mereka berdarah-darah, kita hanya berkeringat.
Mari kita menatap pemilu 2009 ini dengan tatapan mata anak-anak Palestina, dengan air mata wanita-wanita Palestina, dengan kepalan tangan mujahidin Palestina. Agar aura perlawanan mereka juga mengalir dalam semangat pemenangan da'wah kita disini. Agar tekad penaklukan mereka juga merasuk dalam darah pemenangan kita disini. Jika dengan semangat jihad ini kita melangkah menuju Pemilu 9 April 2009, maka hanya ada satu berita terakhir yang akan kita dengar: MENANG, dan HANYA MENANG!
Kemenangan da'wah kita ada ditangan antum semua. Kemenangan da'wah kita disini adalah langkah besar yang kita perlukan untuk bisa lebih leluasa membantu saudara-saudara kita di Palestina. Pastikan antum semua terlibat. Pastikan antum semua berpartisipasi. Pastikan antum semua berkontribusi. Semoga Allah SWT memberkati jihad antum semua dengan memenangkan da'wah kita dalam pemilu 9 April 2009
Jakarta, 5 Januari 2009
H.M. anis Matta, Lc
Selasa, 17 Februari 2009
Di tepi kesetiaan
KAMU "Kajian Muslimah".
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Ikhwahfillah, kami dari pengurus LDK Pusat ke akhwat-an akan mengadakan acara KAMU "Kajian Muslimah". Acara insya Allah akan kami laksanakan pada :
Hari : Rabu, 25 Feb 2009
Tempat : Kebun Binatang Ragunan
Oleh karena itu, kami butuh bantuan antum semua sebagai alumni yang ingin berkontribusi pd dakwah kampus ini. Hubungi Meyta (0856 9209 4249) jika berminat.
Atas bantuannya kami ucapkan terimakasih. Wassalamu'alaikum Wr Wb.
DERAP LANGKAH KAMI
Alhamdulillah wa ni'matillah catatan kecil ini telat terbuat. goresan pena yang mengisi hari-hari kita dengan penuh ukhuwah, kebersamaan, dan cinta akan kebaikan dengan semangat memberi dan menjadi manusia yangn bermanfaat bagi manusia lain menjadi landasan pembuatan blog ini.
Himpunan kata menjadi kalimat serta makna yang terukir semoga menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua, dan semoga dengan wasilah ini kita dapat berbagi kebaikan untuk semua.
Dengan beriring ketulusan dan keihlasan
maka perkenankanlah kami yang terhimpun dalam "alumni Aktifis Dakwah Kampus Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Alumni ADK uhamka)" menghaturkan salam perkenalan dan ukhuwah bagi semua yang berkenan menjalin silaturahmi dalam dunia maya ini.
Semoga catatan kebaikan ini, terukir indah dalam arsy alloh dan pada akhirnya Alloh kukuhkah kita menjadi manusia-manusia bermakna.
Salam
redaksi
Salam Ukhuwah dan pena peradaban
